Tidak Hadiri Deklarasi JM-Muhkan, Jabatan Terancam Melayang
Alas, SumbawaNews.com.-Deklarasi calon Bupati (cabup) Sumbawa, Jamaluddin Malik dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Drs. H. Arasy Muhkan dibanjiri oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Deklarasi yang digelar di kecamatan Alas ini, dikhususkan bagi masyarakat tiga kecamatan, yakni, Buer, Alas dan Alas Barat. Ratusan warga membanjiri acara tersebut yang dilakngsungkan di lapangan sepak bola Alas.
Pantauan SumbawaNews dilapangan menyebutkan, sebangian besar warga yang menghadiri acara ini adalah PNS terutama dari kalangan guru.
Para pendidik ini tidak segan-segan duduk ditempat yang telah disediakan oleh panitia. Bahkan mereka duduk dikursi terdepan dan terlihat begitu bersemangat mengikuti acara demi acara.
` Melihat pemandangan ini, sangat dikhawatirkan para pegawai negeri ini bisa bersikap netral dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Bahkan dari informasi yang diperoleh, hampir sebagian besar tim sukses pasangan ini ditiga kecamatan tadi adalah guru dan PNS.
Dari beberapa orang guru yang sempat diwawancarai mengatakan, dirinya takut jika tidak menghadiri deklarasi pasangan incumben ini. “Kalau kami tidak hadir,
jangan-jangan kami dipindahkan,” ujar salah seorang guru di lokasi acara.
Peryataan para guru tadi disayangkan oleh warga lainnya. Sebut saja, Hermansyah warga desa luar yang berbisik kepada wartawan. Kata dia, tindakan para PNS yang begitu aktif menjadi tim sukses sangat bertentangan dengan netralitas PNS. Akan lebih baik jika para pegawai ini mengambil posisi netral atau kalaupun mau mendukung pasangan cabup-cawabup cukup pada saat pencoblosan nanti.
Dengan cara pulgar seperti ini, masyarakat bisa melihat bahwa para PNS tadi sangat ketakutan kehilangan jabatannya. “Kami minta kepada penyelenggara pemilu untuk melihat semua ini secara obyrktif,” tandasnya. (cep)
